Kupu Kecil Itu... | Tuesday
Kupu Kecil Itu... Rieke Diah Pitaloka
Kupu kecil, pergilah, selagi rencong dan bedil jadi karat disimbah garam pergi ke bunga yang lebih indah
yang tak mampu kutanam laut,basuh kakinya! mutiara, elus tubuhnya! pergi ke taman yang lebih indah yang tak sanggup kuanyam angin, bombing kepaknya! ombak, tuntun langkahnya! Kupu kecil,biar kami di sini, jahit puing sisa puting beliung biar kami di sini, sulam tilam sisa amuk dendam Kupu kecil,saat sayapmu jadi rentang cahaya hentakkan buat kami.... sejuta seudati!!!
Depok, 020105
*****
NOTE 3
benih yang kau semai dalam rahimku Telah pergi bersama perahu nuh Masihkah akan kau sembelih ismail ismail yang tersisa? Bila kau enggan besarkan mereka, Biar, biarkan bumi yang merawat Karena langit tak suka tangis menyayat
2 Januari 2005
*****
..Di Beranda Baiturrahman
Berhari kupikir apa yang harus kutulis tentang kalian Yang pergi saat langit cerah dan awan putih bersih Penaku telah kosong dicabut bandang yang menjemput Kataka jadi bisu melihat maut yang tak lekas surut Seorang bocah tepekur di beranda Baiturrahman Ke mana ia mengadu sedang ibu hanya tinggalkan kain koyak Ke mana ia berlindung sedang bapak hanya tanggalkan kopiah lusuh Air mata kering sendiri, tapi duka tak jua pergi laut tak lagi pasang, namun buihnya terus bersarang menebar sekarat di dusun-dusun sepanjang Banda, Tapaktuan, dan calang menabur ajal di pesisir-pesisir sepanjang Singkil, Sigli, dan Bireun Berhari kupikir apa yang kutulis tentang kalian Yang pergi saat langit cerah dan awan putih bersih Mata bocah di beranda Baiturrahman Menggurat sejumput doa Inalillahi wa ina ilaihi rojiun Inalillahi wa ina ilaihi rojiun Tak ada lagi yang mampu kutulis tentang kalian Yang tersisa dari pagi yang runtuh
*****
Meulaboh
Meulaboh, Meulaboh.... Ke mana dukaku harus berlabuh sedang laut tak lagi punya dermaga tepinya berakhir di pagi yang runtuh Meulaboh, Meulaboh.... Ke mana tangis harus berlabuh sedang perahuku tinggal separuh diterjang ombak penuh gemuruh Meulaboh, Meulaboh... Ke mana pedihku harus berlabuh sedang tubuh penuh peluh jiwa lelah nyawa lumpuh Meulaboh, Meulaboh Izinkan doaku berlabuh buat mereka yang tak lagi mengecap subuh
*****
*************************
Created at 2:38 PM
*************************
|
|
welcome
hello
MENU
HOME
Cinta Ku
Cinta - Al- Qur'an & Hadist
Cinta - Artikel
Cinta - Berita
Cinta - Busana & Perkawinan
Cinta - Cerita
Cinta - Doa
Cinta - Kecantikan
Cinta - Kesehatan
Cinta - Liputan Khusus
Cinta - Masakan & Minuman
Cinta - Musik
Cinta - Muslimah
Cinta - Puisi
Cinta - Rukun Iman & Islam
Links
Archieve
February 2005[x] June 2005[x] July 2005[x] August 2005[x] September 2005[x]
|
|